
Jejak supernova Tycho yang diamai dengan gelombang inframerah dan sinar-X dari teleskop Siptzer dan Chandra milik NASA serta teleskop di Observatorium Calar Alto Spanyol. Ini adalah sisa supernova atau ledakan bintang yang dilihat tahun 1572 oleh astronom Denmark, Tycho Brahe.
NEW YORK, KAMIS — Kilatan cahaya terang di langit yang mengejutkan astronom Denmark, Tycho Brahe, lebih dari 400 tahun lalu bukanlah sesuatu yang aneh. Setidaknya setelah tim ilmuwan mengungkap rahasia di balik terjadinya peristiwa yang jarang terlihat kasat mata tersebut.
Sejauh ini, para ilmuwan yakin bahwa cahaya terang tersebut berasal dari ledakan bintang atau supernova. Namun, apa jenis supernova yang menyebabkannya masih menjadi teka-teki alam sampai kini.
Penelitian terakhir yang dimuat jurnal Nature menyimpulkan bahwa cahaya terang tersebut berasal dari ledakan bintang kembar jenis kerdil putih (white dwarf). Kesimpulan tersebut diperoleh setelah gabungan ilmuwan dari Jerman, Jepang, dan Belanda yang mengamati pantulan cahaya yang dihasilkan setelah bertahun-tahun.
Baca selebihnya »
Filed under: Sains | Ditandai: Sains | Tinggalkan sebuah Komentar »